Pohon Sala terpilih jadi logo Hari Jadi ke-280 Kota Solo
Pemerintah Kota Solo resmi menetapkan logo Hari Jadi ke-280 melalui kompetisi desain yang diikuti sekitar 700 lebih peserta. Sekretaris Daerah Kota Solo, Budi Murtono, menjelaskan bahwa setelah memilih lima desain terbaik, logo final dipilih berdasarkan uji publik dan penilaian dewan juri.
Elshinta.com - Pemerintah Kota Solo resmi menetapkan logo Hari Jadi ke-280 melalui kompetisi desain yang diikuti sekitar 700 lebih peserta. Sekretaris Daerah Kota Solo, Budi Murtono, menjelaskan bahwa setelah memilih lima desain terbaik, logo final dipilih berdasarkan uji publik dan penilaian dewan juri.
"Ada lima logo yang diuji publik melalui media sosial, tetapi yang terpilih bukan yang mendapat like terbanyak. Sebab, pertimbangan utama adalah makna dan kesesuaian dengan visi pembangunan Kota Solo 2025," ujar Budi.
Logo pemenang dirancang oleh Agus Istianto, desainer asal Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah memenangkan berbagai kompetisi desain. Karyanya dianggap unik karena menampilkan bunga dari Pohon Sala—pohon yang menjadi cikal bakal berdirinya Kota Solo.
"Biasanya desain terkait Solo tak jauh dari batik, wayang, atau simbol budaya lainnya. Namun, ide menggunakan Pohon Sala ini benar-benar di luar dugaan," kata Asmoro Nurhadi, salah satu juri dari ISI Surakarta.
Makna logo ini pun mendalam. Lima kelopak bunga melambangkan Pancasila dan nasionalisme, sementara elemen digitalisasi dalam desainnya mencerminkan tema "Penguatan Jejaring Sosial untuk Pembangunan Masyarakat yang Adaptif, Produktif, Kreatif, dan Welas Asih."
Terkait adanya komplain soal proses pemilihan, Budi pada kesempatan itu, menegaskan bahwa sejak awal telah disampaikan bahwa jumlah like di Instagram bukan satu-satunya penentu kemenangan.
"Uji publik ini sebagai masukan, tetapi keputusan tetap berdasarkan penilaian juri," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Agung Santoso, Senin (3/2).
Tim juri terdiri dari Septyanto Galan Prakoso (Dosen FISIP UNS), Asmoro Nurhadi (Dosen ISI), dan Irfan Sutikno (Praktisi) Ketiganya sepakat bahwa logo yang dipilih merepresentasikan Kota Solo dengan cara yang unik dan bermakna.